Aku hanya ingat mati, memikirkannya seolah-olah aku memang telah mati. Aku merasa seolah-olah tak ada di dunia ini lagi dan aku mati. Aku yakin, kutelah lama mati.
Kuyakin kutelah lama mati. Berpisah dari kalian semua. Telah lama kurasa begitu sehingga yang kulakukan tidak seperti orang hidup atau seperti siapapun yang masih berharap hidup lebih panjang.
Selasa, 17 September 2013
#Monolog: Kutelah Lama Mati
Rabu, 11 September 2013
#Puisi (Kematianku) Begitu Dekat
Kematian memang lebih dekat daripada apapun. Dan itu yang membuatku takut, dan menghalangi rasa bahagia. Dia bisa di mana saja, kapan pun.
Kematianku begitu nyata menggantung di langit-langit. Menebarkan aroma busuk di udara. Kematianku telah datang padaku sejak bertahun-tahun lalu.
Aku berharap ia tak hanya datang tuk menakut-nakuti saja. Ayo, tunjukkan dirimu. Kutantang kamu tunjukkan mukamu. Jangan lagi buatku takut.
Aku harus menghadapi kematianku, siap atau pun tidak. Tapi aku tak boleh lagi takut. Karena dia selalu dekat denganku, detik demi detik.
Minggu, 07 April 2013
Takut Mati di atas Pesawat
Facebook
Akbar Nazary Muhammad menulis
"Lebih banyak orang menghadapi kematian di atas tempat tidur daripada orang yang mati di atas pesawat. Tetapi kenapa lebih banyak orang yang takut mati ketika menaiki pesawat daripada orang yang takut menaiki tempat tidur. – HAMKA
7 April 2013 pukul 05:40 · Laporkan · Suka · Bagikan
Rensi Yulizah Firmansyah menyukai ini.
Sodikin Gross
Karena meninggal di atas tempat tidur dekat dengan tanah, sedangkan
meninggal di atas pesawat sangat jauh dari tanah tempat di mana orang mati dikuburkan.
7 April 2013 pukul 06:36 Suka · Sunting ·
Komentari ...
Pura-pura Mati
Kini kau hidup
dengan mata terbuka dan tangan bertungkai
Kini kau bernapas
dengan susah payah, dan kau merasa sesak
Tetapi dirimu masih hidup
Dan hidup adalah bagian dari ragamu
Kau hidup tanpa tahu apa tujuanmu
Kau bernapas namun merasa tiada udara
Kau masih hidup namun yang kau ingin bukanlah itu
Lalu kau pura-pura mati
Karena tak tahan dengan hidup yang kau jalani