Tampilkan postingan dengan label Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hidup. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Mei 2014

#Catatan: Bosan Hidup

Aku bosan hidup sebagai burung yang terbang bebas dalam kungkungan keterpisahan kebebasan. Aku ingin hidup dalam sangkar ajaran keselamatan.
Mengharap kematian tidaklah bijak, walaupun begitu ingatlah mati agar hidupmu tidak terlampau bebas tak beraturan. Jikalau ada banyak waktu untuk mengeluh, pastilah ada cukup untuk melakukan kebaikan.

Senin, 23 Desember 2013

#Sajak: Sebuah Keadaan

Ada banyak buku yang harus kubaca dan ada banyak cerita yang harus kutulis. Ada banyak puisi yang ingin kunyanyikan.
Ada satu misi yang harus kuselesaikan. Ada sebuah kehidupan yang mesti kujalani. Ada sebuah akhir yang ngin kutuju.
Ada banyak pula uang yang harus kuhasilkan. Ada banyak barang yang ingin kubeli. Ada banyak kebutuhan yang harus dipenuhi.
Ada banyak hal yang harus kulakukan selama ada banyak waktu untuk hidup yang harus kujalani. Ada banyak celah kosong yang harus kuisi.
Ada sebuah penyesalan yang terlalu besar untuk kupkirkan terus.

Jumat, 01 November 2013

Lelucon yang Kurasa Tidak Lucu

Kudengar lelucon ini suatu hari dulu, sekali. Ia yang berkata kepadaku adalah seorang tukang ojek. Lelucon ini perihal hari libur yang seorang tukang ojek dan mahasiswa punya. Awalnya ia bertanya kepadaku: "Gak ke kampus A? Libur?" Hari itu adalah hari Sabtu, dan kampusku memang libur. Kujawab "Iya," sambil tersenyum. Lalu ia tertawa kecil dan berkata: "Tukang ojek mah teu aya liburna." Aku tidak tertawa, karena memang tidak lucu. Tapi menurutku ini adalah sebuah ironi. Betatapun, aku mengerti bahwa ia, seorang tukang ojek, ingin sekali memiliki hari libur sebagai waktu untuk beristirahat dari pekerjaannya. Betatapun, di zaman sekarang ini, yang namanya tukang ojek terlalu banyak di mana-mana. Sehingga, penghasilan yang bisa didapat oleh seorang tukang ojek tidaklah banyak. Harus dibagi dengan sesama tukang ojek yang jumlahnya tak tehitung oleh jari. Bagaimanapun, meskipun aku punya hari libur di akhir pekan, aku ingin segera berlibur panjang. Aku ingin berhenti hidup. Itu yang kuinginkan sebenarnya.

Minggu, 07 April 2013

Pura-pura Mati

Kini kau hidup
dengan mata terbuka dan tangan bertungkai
Kini kau bernapas
dengan susah payah, dan kau merasa sesak
Tetapi dirimu masih hidup
Dan hidup adalah bagian dari ragamu

Kau hidup tanpa tahu apa tujuanmu
Kau bernapas namun merasa tiada udara
Kau masih hidup namun yang kau ingin bukanlah itu
Lalu kau pura-pura mati
Karena tak tahan dengan hidup yang kau jalani