Sebagai seorang mahasiswa jurusan bahasa dan sastra Jerman, saya tidak malu apabila kemampuan bahasa asing itu di bawah standar.
Saya justru sangat malu apabila tak bisa menemukan padanan yang tepat dalam bahasa Indonesai untuk sebuah istilah asing yang sedang dijelaskan dosen.
Ketidaktahuan istilah padanan itu justru menjadi bukti kegagalan saya menjadi orang "pemilik rumah" bernama Indonesia.
Seperti kata Anggun: "Ketika saya bercermin, yang saya lihat tuh bukan siapa-siapa lagi tapi orang Indonesia." Saya sendiri selalu melihat seseorang yang lebih tua dari pada Indonesia ada dalam diri saya: Ki Sunda.
Sehingga, ketika ada sebuah istilah asing dilontarkan ke depan muka saya, yang pertama kali dicari adalah padanan istilah bahasa Sunda-nya apa baru kemudian mencari istilah bahasa Indonesia-nya.
Misalnya adik saya yang masih duduk di kelas 5 SD bertanya tentang arti sebuah kata bahasa Inggris, saya akan terlebih dahulu beritahukan padanannya dalam bahasa Sunda.
Karena yang ingin saya tekankan adalah sebelum mempelajari bahasa asing, pahami dulu bahasa ibu (dan bahasa nasional) supaya tidak terjadi yang namanya kegalauan bahasa. Bahasa ibu itu berguna menjadi fondasi landasan kerangka berpikir utama.
Jumat, 24 Januari 2014
Belajar Bahasa Asing: Malu Kalau Tak Jago Dulu Bahasa Ibu
Jumat, 01 November 2013
"Mendesiminasikan"? Bahasa Mana sih?
Forward dr koodinator Aksi Tanggap Muamalat :
Yth Rekan Media, diinfokn bhw ssuai dg prakiraan musim yg drilis BMKG sept yl awal musim hujan tlah dmulai wilayah Jabodetabek, puncak hujan dprakirakn sktr Jan sd Feb 2014, fenomena cuaca sprti angin kencang, hujan intnsitas tinggi, petir akn brpotensi d awal musim hujan sd 1-2 bln k dpan, dmohonkn agar rekan2 bisa mndesiminasikn k publik agar brsiap mnghdapi musim hjan agar bencana dpt dkurangi, trims ats dukungannya (Erwin, subid peringatan dini BMKG)
Meskipun saya tahu apa maksudna "informasi" tetapi harus saya akui bahwa memang saya tidak menemukan kamus yang bisa dipercaya mengandung kata "desiminasi". Entah kata tersebut muncul dari mana, tetapi maksud pesan ini adalah "agar menyebarkan informasi kepada masyarakat luas."
Dan satu hal lagi komentar mengenai pesan tersebut: Si pembuat seperti sedang bingung hendak menggunakan bahasa apa.