Tampilkan postingan dengan label Galau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Galau. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 April 2014

#Puisi: Gamang, Gundah, Galau

Tiada maju ke depan dalam langkahku. Hanyalah diam di tempat. Lalu kuterseret derasnya ombak mengguyur. Kubiarkan diriku terhempas. #Gamang
Jiwaku ini tak bersih. Pikiranku ini kotor. Hatiku ini tercemar. Badan ini terkontaminasi oleh racun-racun buatan di dalam diri. Kupersilahkan air melarutkanku. #Gundah
Tak ada yang namanya hidup lama. Tak ada kasih sayang atau cinta. Tak ada keluarga atau sahabat. Yang kuingat hanyalah melebur dengan tanah. #Galau

Kamis, 26 September 2013

#Monolog: Aku dan Aku, Selalu Aku

Apakah ada cara untuk mengeluarkan semua kegelisahan ini dari pikiran di kepalaku agar kubisa hidup sebagai sesuatu yang baru setiap hari?
Aku merasa gelisah terus setiap hari. Setiap hari merasa galau dan bimbang. Mengharap mau datang menjemput. Atau bersihkan pikiran ini dari masa lalu supaya aku tenang hidup di dunia hari ini.
Aku ingin tahu, apakah ada cara supaya segala kebimbangan ini bisa dibuang dari kepalaku? Apakah bisa aku menjadi sesuatu yang baru lagi dan lepas dari masa lalu? Aku terus bertanya dan tak ada seorang pun yang jawab, dengar pun tidak.
Aku hanya perlu tahu satu itu saja. Kalau tidak, maka aku ingin pergi saja. Supaya tak ada aku yang linglung dan tak tahu apa yang harus dilakukan hari ini dan esok. Supaya aku tak lagi pusing. Supaya ... begitu.