Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 September 2013

#Puisi: Ketika Aku Dilahirkan (28 Oktober)

Ketika aku dilahirkan
Malam gelap
Tengah malam hampir saja
Tenang langit penuh bintang
Dan rembulan sedikit saja bersembunyi

Ketika aku dilahirkan
Ketika itu ibuku belum beranak
Ayahku belum berputera ketika itu
Ketika itu nenek-kakekku masih sehat walafiat
Ketika keluargaku berbahagia

Ketika aku dilahirkan
Dunia tenang tenteram tertidur
Malam gelap dan kelam
Ibuku berjuang keras
Dan ayahku berdoa penuh harap

Ketika itu tengah malam, hampir saja
Belum lewat hari masehi kemarin
Baru beberapa jam saja berlalu, hijriyah
Ketika aku dilahirkan
Akulah anak pertama orang tuaku

Ketika aku dilahirkan
Ketika itu semuanya berbahagia
Dan aku menangis
Aku menangis dunia mengagetkanku
Ketika itu terjadi dua puluh satu tahun lalu

Selasa, 10 September 2013

#Puisi Doaku dan Mereka

Tanpa kukatakan, semoga lewat doa mereka mendengar lewat Ilahi Rabbi. Mereka pun berdoa kepada-Nya, sama sepertiku, untuk yang terbaik.
Lewat doa, kupinta yang kumau. Mereka berharap segala yang terbaik. Allah tahu mana yang akan lebih dulu terkabul. Jua kebaikan bagi mereka.
Doaku memang belum dikabulkan. Tapi aku tahu, inginku itu akan merugikanku bila hari ini dipenuhi. Dan Allah tahu kapan waktu paling tepat.
Maka hanya nasihat-nasihat inilah yang harus kudengar, ikuti, dan jalankan: bersabarlah, bersyukurlah, berbaik sangkalah! Dan tunggulah!
Tunggu waktu yang tepat. Itu lebih baik bagiku. Jangan terburu-buru. Jangan pernah. Tunggulah dan lihat apa yang terjadi kemudian. Bersabar!