Tampilkan postingan dengan label KKN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KKN. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Januari 2013

Apakah Kita akan Masih tetap Satu?

17 Januari 2013
Rapat Program KKN ...
Pukul 21:00 rapat bernuansa ramai telah dimulai. Materi yang dibahas kali ini adalah tentang kegiatan yang telah dilaksanakan di siang hari. Dua puluh satu orang dibagi menjadi tiga kelompok untuk berkunjung ke 3 wilayah RW yang ada. Ini dan itu kemudian diberitakan. Informasi yang banyak telah didapatkan sebagai bahan laporan akhir pelaksanaan KKN. Masing-masing kelompok memberikan informasi yang beragam dan kaya seputar wilayah lokasi KKN. Berbagai hal yang didaptkan mencakup bidang ekonomi, politik, agama, kesehatan, dan kebudayaan. Sampai bahasan ini kita masih dalam satu pemahaman. Selanjutnya kita membicarakan perihal apa yang akan dilakukan esok hari. Pendapat satu disanggah oleh pendapat yang lain. Itulah yang dinamakan musyawarah. Rapat mulai memanas. Setiap orang keukeuh dengan pendapatnya. Berbantah-bantahanlah kita. Tidak apa-apa. Inilah diskusi menemukan solusi. Inilah kita, orang-orang asing di dalam satu kelompok. Meskipun tak semuanya merasa asing dengan yang lainnya. Kita berseteru dikarenakan kerikil kecil. Kita, apakah kita satu, benar-benar satu? Silakan pikirkan sendiri! Silakan jawab, cukup di dalam hati dan pikiran sendiri.

Rabu, 16 Januari 2013

Bla-bla-bla Tiga Hari KKN ...

16 Januari 2013

Tiga hari sudah KKN berjalan. Apa yang telah saya lakukan? Apa yang telah saya berikan? Apa yang telah saya dapatkan? Apa yang saya rasakan?
Tanggal 14 Januari 2013 hari Senin saya bangun pukul 06:00 pagi. Arrrgggh. Saya telat. Gara-gara begadang, nonton dvd sampai pukul 2 dini hari. Salah sendiri. Mahasiswa yang berangkat KKN gelombang pertama diminta berkumpul di PPBS/Gedung Biru Kampud Unpad Jatinangor pukul 06:30. Saya telat. Mungkin. Tak masalah, kosan dekat dengan kampus. Masalahnya, harus ditempuh dengan berjalan kaki. Dan jangan lupa, ada dua tas punggung yang  berat: berisi pakaian dan beras. Iya, beras. Orangtua saya membekali saya dengan beras. Arrrgh. Kamar mandi  kosan ada yang pakai. Okeh, nebeng ke saudara ibu kost. Sip.
Ayo lari. Ayo. Jangan sampai telat. Terimakasih kawan atas pinjaman payungnya. Payung akan sangat berguna. Sekarang musim hujan. Telepon mamah sambil jalan kaki. Hos hosan. Hah. Capai. Berkeringat.
Bla-bla-bla. Pamitan. Sedihlah saya. Liburan di kampung orang. Jauh dari rumah. (Anak mamah mode on).
Pertigaan diatas tanjakan cinta (katanya) ketemu deh sama senior, bawa motor. Muter-muter nyari bus. Thanks. Udah bantu juga.
Di dekat lokasi ngobrol sana-sini sama temen-temen lintas fakultas. Bla-bla-bla. Di lapangan parkir. Bersua bersama teman sekelompok. Bla-bla-bla. Apel pelepasan mahasiswa KKN. Bla-bla-bla. Yang ngasih sambutan gak ada yang dengerin. Mahasiswa ngobrol. Bla-bla-bla. Mahasiswa Malaysia keturunan India ngobrol acha-aca-nehi-nehi. Seperti seolah-olah di lokasi syuting film Bollywood. Di dalam bus. Ngetem. Serasa di dalam angko7t atau parahnya di terminal Leuwi Panjang. Cicaheum juga boleh. Dua jam baru berangkat (Anggap saja selama itu). Okesip. Tunduh. Inget rumah. Sedih. Akhirnya twitteran.
Diperjalanan. Langit mendung menggantung. Udara dingin karena AC. Teman-teman KKN yang tidur. Dua jam perjalanan (kurang lebihnya). Sampai di desa lokasi KKN. Gerimis mengundang (judul film ya?) Istirahat. Makan. Tidur. Dan teman-teman yang ceria. KKN adalah liburan. Asap rokok. Rapat siang dan malam. Dan Bla-bla-bla.
Hari kedua. Hujan setiap pagi. Gerimis. Cerah sebentar. Hujan deras sore hari. Pukul sembilan pagi menghadiri rapat di kantor desa. Perkenalan perangkat desa dan peserta KKN. Kocak suasananya. Rame. Kembali ke rumah pondokan KKN. Makan. Duduk-duduk. Istirahat. Sore ke Alfamart. Ya Allah, jauh-jauh ke Alfamart. Beli es krim. Pulang kehujanan. Jalanan.banjir. Rapat siang dan malam (lagi!) Dan Bla-bla-bla (lagi?) De es te (lagi bosan.)
Hari ketiga. Hujan lagi. Bagi-bagi tugas. Ke kantor kecamatan. Ke balai desa. Ke posyandu. Saya tinggal di rumah. Ngapain? Nulis Bla-bla-bla ini sampai azan duhur berkumandang. Nemenin ibu pemilik rumah masak.
d^^b